Diantara aku, kamu dan Sang Pencipta
Malam itu ketika aku berhenti di titik memikirkan masa depan aku, kamu dan Ia. Iya Ia sang pencipta yang kita sebut dengan lafadz berbeda. Gemetarku selalu datang ketika aku mengingat kita. Antara aku dengan Tuhanku dan kamu dengan Tuhanmu. Kamu tak pernah tau apa yang selalu menjadi titik berhenti ku untuk mengabaikan pesan singkatmu. Ya, aku hanya sedang menenangkan pikiranku sejenak, memikirkan bagaimana cara agar aku bisa terus bersamamu dengan background kita berbeda. Aku dengan alhamdulillah ku disetiap hari berganti masih dapat kita lewati bersama, kamu dengan puji Tuhanmu disetiap hari berganti masih dapat kita lewati bersama. Aku yang tak pernah lupa menyelipkan namamu disetiap penghujung sujudku, dengan mengadahkan tangan disetiap selesai 5 waktuku. Kamu yang tak lupa juga menyelipkan namaku disetiap ibadah minggumu, dengan kepalan tangan sambil memujaNya. Aku tau tak seharusnya kita berfikir kritis sejauh ini, karena aku yakin kamu pun tidak mau memikirkan ini sekarang...